Pejuang..

Bertebanganlah para pejuang, setelah menuntaskan sujud mu. Dingin menusuk tulang dan kantuk menggapai asa tapi teruslah kalian berlari sampai tetes keringatmu mengering.

Kejar apa yang kau pinta, bersyukurlah dengan apa yang kau dapat. Dipundak mu sejuta harapan menggantung disana, harapan seorang ibu, anak, ayah, paman, bibi, istri, suami dan semua.

Berlarilah wahai para pejuang kejarlah dengan berjuta Cara. Ikhlas dan jujur akan menjadi tiang mu, semangat dan doa akan terus menjadi pendorong mu.

Kenyataan adalah hak Tuhan, teruslah berusaha semoga engkau mendapat ridhonya..Amin.

Tulisan Terkait:

Iklan

Nasi Goreng Aceh

Sesuai janji saya, Setelah Kita mencoba Mie Aceh, Kita akan mencoba Nasi Gorengnya. Dari tampilannya sangat menjanjikan. Begitu juga dengan aroma masakannya.

Aroma Udang, Cumi dan Repah rempah khas Aceh sungguh terasa. Tentu tidak lupa ciri khas Nasi Goreng tambahan Telur dan kerupuk tentunya. Dan tambah sempurna kalo di temenin dengan minuman dingin.

Yang kurang hanya 1, kurang banyak.. Hehehehe

Mie Aceh

Salah satu favorite makanan ditempat kerja saya. Porsinya tidak terlalu banyak tapi bumbu rempahnya sangat kerasa. Mienya lembut dan tidak keras. Rasa udang dan cuminya pas, Cocok buat makan siang.

Masakannya cukup kering, ditambah krupuk membuat terasa pas.. Menurut saya pantas dicoba. Dan harganya cukup di kantong, besok mau coba Nasi goreng Acehnya dech..

Kangen

Belum habis kopiku diatasi meja hari ini, sudah kurasakan galau rasa tak terhingga seakan malas melangkahkan kaki ini untuk bergerak memulai hari ini, walau mentari bersinar dengan bangganya seakan akan bicara hari ini adalah hari yang sangat luar biasa.

Tidak tidakkah  terasakan rindu ini wahai Adinda disana. Rindu yang menumpuk tinggi setinggi gunung Semeru, menunggu harapan untuk bertemu, hanya untuk mengucapkan salam.

Betapa Aku sangat menyayangi mu, Semoga asa ini terdengar di kota sana, jarak dan waku yang memisahkan sepengggal cerita, Cerita yang tak akan habis walau diceritakan turun menurun.

Yach.. Asa ini sangat merindukan mu, cerita ini belum selesai dan tak akan pernah selesai. Hanya jarak yang memisahkan kita dan hati ini selalu bersua.

Citayam 2017

Tulisan Terkait:

Kembali..

Aku menitiskan air mata ketika tangan lemah mu menyetuh kepala ku, sebesar gunung Semeru dosa ku terhadap mu tidak akan pernah menghilangkan sedikit restu mu kepada anak mu.
Walau jauh berbilang waktu sejuk doa mu terasa hangat menyelumuti seluruh tubuh ini, keluh berubah doa, amarah berubah nasehat tanpa Aku sadari semua itu.

Kesombongan ku sudah membuat mu lemah dan memutih rambut mu. Itu tidak dapat memutarkan waktu menjadi biasa. Maafkan anak mu yang selalu melupakan mu, walau hanya untuk menayakan harimu keluh jemari ini tidak dapat di gerakan..

Aku hanya bisa berdoa untuk sesaat semoga engkau bahagia. Tuhan jadikan Dia menjadi hamba yang terbaik di sisi Mu.. Amin.

 

Tulisan Terkait:

 

Hanya..

Ku berjanji tidak akan pernah meratapi.
Kesendirian yang membuat hampa.
Kesepian yang membuat hilang.
Kesunyian membuat gila.

Kesenangan semu yang membutakan mata.
Keinginan birahi yang membuat muntah jiwa.
Ingin jadi permata yang membuat orang lupa.

Kehadiran ini hanya sementara.
Tempat ini hanya menghitung makna.
Apa yang membuat kamu menjadi bangga.
Hanya rumput ilalang yang nanti berbicara.

Citayam 2017

ATTITUDE DEFINES ALTITUDE

2 HASIL BERBEDA DARI 2 SUDUT PANDANG…

Sebelum sang ayah menghembuskan n afas terakhir, dia memberi pesan kepada kedua orang anaknya:

“Anakku, ada 2 pesan penting yang ingin ayah sampaikan pada kalian agar hidup kalian berhasil dalam hidup kalian kelak”

“Pertama: Jangan pernah menagih piutang kepada siapapun”

“Kedua: jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung”

…..

5 tahun berlalu dengan sangat cepat, sang ibu menengok anak sulungnya dengan kondisi bisnis yang sangat memprihatinkan, sang ibu pun bertanya “Wahai anak sulungku kenapa kondisi bisnismu demikian?”

Lanjutkan membaca