Kamu Bukan Anak Ku… Lagi

“Kamu bukan anak ku..!” ,  terbelalak seperti mendengar  petir di siang hari bolong. keringat dingin mengalir deras keluar dari tubuh ini. gemetar dan linglung membuat seakan tidak sanggup untuk melangkah jauh. lemas seluruh persendian tubuh ini . Ada apa.. mengapa  baru terungkap perkataan ini, kemana saja 28 tahun waktu yang berlalu, segala kenangan indah terasa menjadi gelap gulita.  tawa suka dan  duka yang membalut sebuah cerita luntur sudah  menjadi sebuah gambar yang sangat menakutkan. Didalam hati ini ingin berteriak.. Tuhan tolong hentikan waktu jangan sampai perkataan itu terulang buat yang ke dua kalinya. Saya hanya berharap Ayah sedang marah saat ini sehingga dia hanya berucap sesuatu yang asal saja.. waktu sunyi terdiam terasa sangat lama dan lama…

Ayah ku menarik napas panjang dan mengisap rokok dalam-dalam, perjalanan ini sangat panjang Nak.. engakau adalah seorang laki-laki, seorang imam, seorang pemimpin sudah saatnya engkau berjalan dengan langkah mu sendiri cukup sudah engkau menjadi anak ku kini, bawalah keluarga mu dengan cara mu. belajarlah dengan baik dan terus belajar sampai engakau tidak kuat untuk belajar lagi.  Jadilah nakoda yang baik dan selalu mendengar klasi kapalmu, buang yang buruk dan bawa serta ingat selalu sesuatu yang baik. kalo engakau tertawa bawa  selalu semua beban di pundak mu dan kalau engakau menagis cukup tangan kananmu yang menghapus semua air mata di wajah mu. Jika kamu tersesat selalu ikuti bintang dan kompas yang selalu aku ajarkan  ke  padamu.

Panggil aku jika engkau terjatuh dan tidak kuat untuk melangkah, jangan kau tarik tanganku cukup kau dengar bisikan ku,aku tidak akan bisa dekat dan merangkulmu, Aku akan selalu menyayangi mu karena mulai saat ini kamu bukan anak ku lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: