Berbicara dengan Diri Sendiri

Manusia kadang – kadang pasti melakukan internal dialog dalam dirinya. Internal dialog adalah saat dimana kita memeriksa kedalam diri kita sendiri, berbicara dan bercakap – cakap dengan hati dan jiwa kita sendiri. Dalam sehari, orang bisa melakukan 50.000 kali self talk dalam sehari. Hal kecil ini ternyata sangat penting meski keberadaannya sering tidak kita sadari.

Penelitian membuktikan bahwa 80% orang yang melakukan internal dialog selalu mengatakan hal – hal negatif pada dirinya sendiri. Bahkan tanpa kita sadari, kita selalu memarahi diri kita sendiri. Kita mengatakan hal – hal buruk tentang diri kita, pada diri kita sendiri. Hasilnya, kita menjadi percaya bahwa diri kita ini bodoh dan jelek, dan tidak bisa sukses. Betapa merugikannya! Tindakan, kelakuan, dan semangat kita pun ikut terkikis akibat kebiasaan buruk ini. Anda pun mulai menyalahkan diri sendiri atas setiap kejadian buruk yang terjadi, meskipun anda sebetulnya tidak bersalah.

Padahal jika kita mampu mengubah hal ini, kita akan menemukan bahwa diri kita ini sebetulnya luar biasa, bahwa kita bisa meraih sukses dengan mudah. Misalnya saja, saat bercermin anda berkata, “Bibir saya jelek, tebal!” Tapi coba lihat Angelina Jolie, bibirnya yang tebal dan seksi membuatnya terpilih menjadi Lara Croft, hingga menjadi ikon tenar Holywood. Jadi kenapa anda merasa bibir tebal anda jelek?

Tekniknya sederhana saja, anda harus bisa menemukan sisi positif anda lebih dari apa yang pernah dikatakan orang lain pada anda, membayangkan dan memvisualisasikan sikap positif tersebut, dan membayangkan sisi negatif anda berubah menjadi positif.

Misalnya saja, anda sering berpikir kalau anda ini bodoh, anda tidak sepandai teman – teman anda. Tapi sebelum anda mulai mencerca diri sendiri, lihatlah, anda ternyata orang yang sabar, sangat menyenangkan untuk diajak bicara dan bersahabat. Semua sahabat anda dapat mengandalkan anda. Anda bisa dengan mudah bersahabat dan menciptakan suasana menyenangkan bagi kawan – kawan anda. Maka daripada membodoh – bodohkan diri anda, berpikirlah begini: “Memang saya tidak sepandai kawan – kawan lain dalam satu kelompok ini. Tapi tanpa kehadiran saya, mereka tidak akan bisa bersatu disini sebagai satu kelompok”. Dengan demikian, anda akan bisa menghargai diri anda sendiri dan berhenti beranggapan bahwa anda tidak mampu.

Pada orang – orang yang memiliki internal dialog positif, mereka bisa menghentikan sikap menyalahkan diri sendiri, sekaligus juga menganalisa kejadian buruk yang terjadi pada mereka supaya tidak berlarut – larut dan mempengaruhi sikap mereka. Hasilnya, sikap dan tindakan mereka selalu dalam kapasitas terbaik dan membuat mereka mampu melakukan apapun. Mereka juga lebih antusias dalam menghadapi segala hal yang terjadi dan lebih siap menghadapi tantangan untuk meraih sukses!

Dengan demikian, orang lainpun juga akan melihat anda dengan sikap positif dan memandang anda dengan baik. Dan bila orang lain bisa menerima anda dengan baik, andapun akan lebih dekat dengan sukses anda.

(Tanadi Santoso)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: