Nice.. Palangkaraya.

Mungkin karena disambut hujan yang rintik-rintik di bandara Tjilik Riwut dipagi hari ikut membawa suasana hati yang sedang gulana. Perjalanan yang melelahkan dari jakarta dengan pesawat pagi memaksa saya untuk membiarkan  mata ini terbuka mencegah mata untuk tertidur, maklum takut telat.

Naik Taksi ketempat lokasi, hanya semalam saya menginap di kota ini. Perjuangan tadi pagi membuat perut terasa lapar, di sambut hangat soto banjar cukup membuat perut ini riang kembali. Sebenarnya Saya sebelumnya sudah pernah mengunjungi kota ini tapi entah mengapa perasaan ini begitu berbeda.

Atau mungkin karena pada waktu itu matahari begitu teriknya berbeda dengan hari ini, teringat pesan sahabat tahukah engkau bahwa tiada tempat yang paling indah untuk memandang bintang di malam hari selain di kota ini ucapnya.

menunggu jagung bakar di bundaran kota diiringi suara musik, berbaur, dan bertemu kelompok kelompok muda-mudi yang berbicara di dalalam dunianya menambah suasana berbeda mewarnai cerita saya yang datang mengunjungi kota ini.

Memandang kota dari lantai 5 hotel menuju gelap hari, terasa semakin gelap hanya beberapa tempat yang menyapa menuju malam. Apakah ini perasaaan saya saja bahwa kota ini semakin malam semakin gelap…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: