Bubur Ayam kenangan…

image

Bubur ayam

Tentu sudah tidak di hitung berapa kali saya mengunjungi kedai bubur ayam yang berada di bilangan jalan Pajajaran Bandung, dan setahu saya walaupun sudah berpindah tempat dan masih di sekitaran jalan Pajajaran rasanya tidak berubah.

Kalau saya pribadi lebih menyukai mengunjungi tempat ini pada waktu malam hari di bandingkan pagi hari mungkin suasana malam hari lebih romantis, kala makan bubur hangat berdua ditempa sepoi angin malam kota Bandung yang Ngangenin. Ditambah kedai ini yang tutup menjelang subuh menambah panjang waktu pembicaraan tentunya.

Saya selalu memesan bubur spesial, bubur Apel (Ati Ampela) bubur komplit lengkap dengan hati ampela, telor rebus, potongan cakwue. Yang kusuka dari penyajiannya adalah sama halnya bubur jawa barat lainya yang tidak menggunakan air kari gurih, dikarenakan buburnya sendiri sudah terasa gurih dan tentu lebih mantabs di tambah bahan bahan pendukung seperti daun bawang, sambel bagi yang sambel lover, lada dan teman sejati krupuk tentunya.

Sambil menyeruput air jeruk dingin jadi menambah sensasi menikmati makan bubur di kota Paris van java. Kembali lagi itu semua tergantung selera tapi menurut saya rasa bubur ini “JUARA”, kalau anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: